Jumat, 15 April 2011

Perenang Cepat: Anjing Laut

Binatang manis ini, yang sering kalian saksikan di televisi dan sirkus, banyak menghabiskan hidupnya di air. Mereka perenang dan penyelam yang ulung. Mereka merasa betah dan nyaman di air dan sungai-sungai es sebagaimana kita nyaman di daratan. Bahkan di musim semi suhu tempat tinggal mereka tetap sekitar – 5 derajat celsius. Sementara itu kita harus berpakaian berlapis-lapis dan melakukan berbagai hal untuk mengurangi rasa dingin, mereka tidak merasa kedinginan sama sekali. Ini karena bulu mereka dan lemak yang tersimpan di dalam tubuhnya mencegah mereka dari kedinginan.

Anjing laut hidup dalam kelompok besar. Bagaimanamenurut kalian ibu anjing laut mengenali anaknya dalam kelompok tersebut? Mudah sekali. Setelah melahirkan, anjing laut memberi anaknya ciuman selamat datang sehingga ia mengenali bau anaknya dan mampu membedakannya dengan bayi anjing laut lainnya.

Ketika lahir, sejenis minyak yang disebut “minyak bayi” menutupi tubuh bayi anjing laut. Berkat minyak ini, tubuh mungil ini senantiasa hangat. Lapisan minyak ini sangat tebal sehingga selama berlatih berenang dengan induknya, ia terapung di permukaan air seolah memakai pelampung. Ini karena minyak tersebut lebih ringan daripada air. Anak anjing laut perlu sekitar 2 minggu untuk belajar renang. Setelah selesai, anak anjing laut sudah bisa mandiri.

Sebagaimana binatang lainnya, anjing laut juga diberi Allah ciri-ciri khas yang sesuai dengan lingkungannya. Ini adalah satu tanda lain yang menunjukkan kasih sayang Tuhan kita.

by: harun yahya

Pufin Si Pemancing


Kalian mungkin belum pernah mendengar nama burung ini, tapi jika nanti kalian telah mengenalnya, kalian akan menyukai dan mengaguminya.

Kebanyakan orang mengira bahwa pufin adalah sejenis pinguin. Namun, sebenarnya pufin adalah burung jenis lain. Tidak seperti pinguin, pufin dapat terbang, inilah perbedaan besar di antara keduanya. Pufin hidup di Kutub Utara sedangkan pinguin hidup di Kutub Selatan. Yang sama adalah keduanya dapat menyesuaikan diri dengan mudah dengan lingkungannya yang membeku.

Pinguin Dengan Jasnya

Penguin sebenarnya termasuk bangsa burung tetapi tidak dapat terbang. Mereka membentuk kelompok yang besar. Mereka telah diciptakan dengan begitu sempurna oleh Allah sehingga mereka dapat hidup di daerah yang suhunya kadang-kadang bisa serendah 88 derajat celsius di bawah titik beku. Renungkan sejenak, pada suhu tersebut kita perlu memakai jaket, kaos kaki, kaos tangan, mantel, dll. Tetapi penguin tak perlu itu semua. Mereka bahkan tidak memakai alas kaki. Meski demikian, mereka dapat berjalan dengan mudah di atas es tanpa terpeleset. Selain itu, penguin tidak punya rumah, mereka hidup di atas es begitu saja. Tidakkah mereka merasa kedinginan? Jawabnya, “tidak” karena Allah telah menciptakan mereka sedemikian rupa sehingga dapat bertahan di lingkungan yang penuh dengan es.